IkanQ
Islamic Calendar
Islamic Clock
Laman
Imran WikiaAnisa. Diberdayakan oleh Blogger.
Entri Populer
-
A. Ilmu Grafologi Setiap orang pasti memiliki karakter sendiri yang membedakannya dari orang lain. Pada dasarnya, karakter manusia dapat d...
-
Metabolisme etabolisme adalah proses-proses kimia yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup/sel. Metabolisme disebut juga reaksi enzimatis, ...
-
Keajaiban Sel Awalnya Hanya Bersel Satu Makhluk hidup bersel satu yang tak terhitung jumlahnya mendiami bumi kita. Semua makhluk bersel sat...
Pengikut
Pages
Minggu, 27 Maret 2011
Sel
Keajaiban Sel
Awalnya Hanya Bersel Satu
Makhluk hidup bersel satu yang tak terhitung jumlahnya mendiami bumi kita. Semua makhluk bersel satu ini berkembang biak dengan membelah diri, dan membentuk salinan yang sama seperti diri mereka sendiri ketika pembelahan ini terjadi.
Embrio yang berkembang dalam rahim ibu juga memulai hidupnya sebagai makhluk bersel satu, dan sel ini memperbanyak diri dengan cara membelah diri, dengan kata lain membuat salinan dirinya sendiri. Dalam kondisi ini, tanpa adanya perencanaan khusus, sel-sel yang akan membentuk bayi yang belum lahir ini akan memiliki bentuk yang sama. Dan apabila ini terjadi, maka yang akhirnya muncul bukanlah wujud manusia, melainkan gumpalan daging tak berbentuk. Tapi ini tidaklah terjadi karena sel-sel tersebut membelah dan memperbanyak diri bukan tanpa pengawasan.
Sel yang Sama Membentuk Organ yang Berbeda
Sperma dan sel telur bertemu, dan kemudian bersatu membentuk sel tunggal yang disebut zigot. Satu sel tunggal ini merupakan cikal-bakal manusia. Sel tunggal ini kemudian membelah dan memperbanyak diri. Beberapa minggu setelah penyatuan sperma dan telur ini, sel-sel yang terbentuk mulai tumbuh berbeda satu sama lain dengan mengikuti perintah rahasia yang diberikan kepada mereka. Sungguh sebuah keajaiban besar: sel-sel tanpa kecerdasan ini mulai membentuk organ dalam, rangka, dan otak.
Sel-sel otak mulai terbentuk pada dua celah kecil di salah satu ujung embrio. Sel-sel otak akan berkembang biak dengan cepat di sini. Sebagai hasilnya, bayi akan memiliki sekitar sepuluh milyar sel otak. Ketika pembentukan sel-sel otak tengah berlangsung, seratus ribu sel baru ditambahkan pada kumpulan sel ini setiap menitnya.
Masing-masing sel baru yang terbentuk berperilaku seolah-olah tahu di mana ia harus menempatkan diri, dan dengan sel mana saja ia harus membuat sambungan. Setiap sel menemukan tempatnya masing-masing. Dari jumlah kemungkinan sambungan yang tak terbatas, ia mampu menyambungkan diri dengan sel yang tepat. Terdapat seratus trilyun sambungan dalam otak manusia. Agar sel-sel otak dapat membuat trilyunan sambungan ini dengan tepat, mereka harus menunjukkan kecerdasan yang jauh melebihi tingkat kecerdasan manusia. Padahal sel tidak memiliki kecerdasan sama sekali.
Bahkan tidak hanya sel otak, setiap sel yang membelah dan memperbanyak diri pada embrio pergi dari tempat pertama kali ia terbentuk, dan langsung menuju ke titik yang harus ia tempati. Setiap sel menemukan tempat yang telah ditetapkan untuknya, dan dengan sel manapun mereka harus membentuk sambungan, mereka akan mengerjakannya.
Lalu, siapakah yang menjadikan sel-sel yang tak memiliki akal pikiran tersebut mengikuti rencana cerdas ini? Profesor Cevat Babuna, mantan dekan Fakultas Kedokteran, Ginekologi dan Kebidanan, Universitas Istanbul, Turki, berkomentar:
Bagaimana semua sel yang sama persis ini bergerak menuju tempat yang sama sekali berbeda, seolah-olah mereka secara mendadak menerima perintah dari suatu tempat, dan berusaha agar benar-benar terbentuk organ-organ yang sungguh berbeda? Hal ini jelas menunjukkan bahwa sel yang identik ini, yang tidak mengetahui apa yang akan mereka kerjakan, yang memiliki genetika dan DNA yang sama, tiba-tiba menerima perintah dari suatu tempat, sebagian dari mereka membentuk otak, sebagian membentuk hati, dan sebagian yang lain membentuk organ yang lain lagi.
Proses pembentukan dalam rahim ibu berlangsung terus tanpa henti. Sejumlah sel yang mengalami perubahan, tiba-tiba saja mulai mengembang dan mengkerut. Setelah itu, ratusan ribu sel ini berdatangan dan kemudian saling bergabung membentuk jantung. Organ ini akan terus-menerus berdenyut seumur hidup.
Hal yang serupa terjadi pada pembentukan pembuluh darah. Sel-sel pembuluh darah bergabung satu sama lain dan membentuk sambungan di antara mereka. Bagaimana sel-sel ini mengetahui bahwa mereka harus membentuk pembuluh darah, dan bagaimana mereka melakukannya? Ini adalah satu di antara beragam pertanyaan yang belum terpecahkan oleh ilmu pengetahuan.
Sel-sel pembuluh ini akhirnya berhasil membuat sistem tabung yang sempurna, tanpa retakan atau lubang padanya. Permukaan bagian dalam pembuluh darah ini mulus bagaikan dibuat oleh tangan yang ahli. Sistem pembuluh darah yang sempurna tersebut akan mengalirkan darah ke seluruh bagian tubuh bayi. Jaringan pembuluh darah memiliki panjang lebih dari empat puluh ribu kilometer. Ini hampir menyamai panjang keliling bumi.
Perkembangan dalam perut ibu berlangsung tanpa henti. Pada minggu kelima tangan dan kaki embrio mulai terlihat. Benjolan ini sebentar lagi akan menjadi lengan. Beberapa sel kemudian mulai membentuk tangan. Tetapi sebentar lagi, sebagian dari sel-sel pembentuk tangan embrio tersebut akan melakukan sesuatu yang mengejutkan. Ribuan sel ini melakukan bunuh diri massal.
Mengapa sel-sel ini membunuh diri mereka sendiri? Kematian ini memiliki tujuan yang amat penting. Bangkai-bangkai sel yang mati di sepanjang garis tertentu ini diperlukan untuk pembentukan jari-jemari tangan. Sel-sel lain memakan sel-sel mati tersebut, akibatnya celah-celah kosong terbentuk di daerah ini. Celah-celah kosong tersebut adalah celah di antara jari-jari kita.
Akan tetapi, mengapa ribuan sel mengorbankan dirinya seperti ini? Bagaimana dapat terjadi, sebuah sel membunuh dirinya sendiri agar bayi dapat memiliki jari-jari pada saatnya nanti? Bagaimana sel tersebut tahu bahwa kematiannya adalah untuk tujuan tertentu? Semua ini sekali lagi menunjukkan bahwa semua sel penyusun manusia ini diberi petunjuk oleh Allah.
Pada tahap ini, sejumlah sel mulai membentuk kaki. Sel-sel tersebut tidak mengetahui bahwa embrio akan harus berjalan di dunia luar. Tapi mereka tetap saja membuat kaki dan telapaknya untuk embrio.
Ketika embrio berumur empat minggu, dua lubang terbentuk pada bagian wajahnya, masing-masing terletak pada tiap sisi kepala embrio. Mata akan terbentuk di kedua lubang ini pada minggu keenam. Sel-sel tersebut bekerja dalam sebuah perencanaan yang sulit dipercaya selama beberapa bulan, dan satu demi satu membentuk bagian-bagian berbeda yang menyusun mata. Sebagian sel membentuk kornea, sebagian pupil, dan sebagian yang lain membentuk lensa. Masing-masing sel berhenti ketika mencapai batas akhir dari daerah yang harus dibentuknya. Pada akhirnya, mata, yang mengandung empat puluh komponen yang berbeda, terbentuk dengan sempurna tanpa cacat. Dengan cara demikian, mata yang diakui sebagai kamera paling sempurna di dunia, muncul menjadi ada dari sebuah ketiadaan di dalam perut ibu. Perlu dipahami bahwa manusia yang bakal lahir ini akan membuka matanya ke dunia yang berwarna-warni, dan mata yang sesuai untuk tugas ini telah dibuat.
Suara di dunia luar yang akan didengar oleh bayi yang belum lahir juga telah diperhitungkan dalam pembentukan seorang manusia dalam rahim. Telinga yang akan mendengarkan segala suara tersebut juga dibentuk dalam perut ibu. Sel-sel tersebut membentuk alat penerima suara terbaik di dunia.
Semua uraian ini mengingatkan kita bahwa penglihatan dan pendengaran adalah nikmat besar yang Allah berikan kepada kita. Allah menerangkan hal ini dalam Alquran sebagaimana berikut:
Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. (QS. An-Nahl, 16:78)
Penciptaan Kedua
Berbagai peristiwa yang telah dikisahkan dalam tulisan ini dialami oleh semua orang di dunia. Setiap manusia dipancarkan ke rahim sebagai sebuah sel sperma yang kemudian bersatu dengan sel telur, dan kemudian memulai kehidupan sebagai sel tunggal. Semua ini terjadi karena adanya kondisi yang secara khusus diciptakan di tempat tersebut. Bahkan sebelum manusia mulai mengetahui keberadaan dirinya sendiri, Allah telah memberi bentuk pada tubuh mereka, dan menciptakan manusia normal dari sebuah sel tunggal.
Adalah kewajiban bagi setiap orang di dunia untuk merenungkan kenyataan ini. Dan kewajiban Anda adalah untuk memikirkan bagaimana anda lahir ke dunia ini, dan kemudian bersyukur kepada Allah.
Jangan lupa bahwa Tuhan kita, yang telah menciptakan tubuh kita sekali, akan mencipta kita lagi setelah kematian kita, dan akan mempertanyakan segala nikmat yang telah diberikan-Nya kepada kita. Hal ini amatlah mudah bagi-Nya.
Mereka yang melupakan penciptaan diri mereka sendiri dan mengingkari kehidupan akhirat, benar-benar telah tertipu. Allah berfirman tentang orang-orang ini dalam Alquran:
Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata. Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang-belulang yang telah hancur luluh?” Katakanlah: “Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya pada kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk.” (QS. Yaasiin, 36:77-79)
Rabu, 23 Maret 2011
Metabolisme
etabolisme adalah proses-proses kimia yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup/sel. Metabolisme disebut juga reaksi enzimatis, karena metabolisme terjadi selalu menggunakan katalisator enzim. Berdasarkan prosesnya metabolisme dibagi menjadi 2, yaitu:
1. Anabolisme/AsimilasI/Sintesis, yaitu proses pembentakan molekul yang kompleks dengan menggunakan energi tinggi.
Contoh : fotosintesis (asimilasi C)
6 CO2 + 6 H2O ———————————> C6H1206 + 6 02
Pada kloroplas terjadi transformasi energi, yaitu dari energi cahaya sebagai energi kinetik berubah menjadi energi kimia sebagai energi potensial, berupa ikatan senyawa organik pada glukosa. Dengan bantuan enzim-enzim, proses tersebut berlangsung cepat dan efisien. Bila dalam suatu reaksi memerlukan energi dalam bentuk panas reaksinya disebut reaksi endergonik. Reaksi semacam itu disebut reaksi endoterm.
2. Katabolisme (Dissimilasi),
yaitu proses penguraian zat untuk membebaskan energi kimia yang tersimpan dalam senyawa organik tersebut.
Contoh:
C6H12O6 + 6 O2 ———————————> 6 CO2 + 6 H2O + 686 KKal.
energi kimia
Saat molekul terurai menjadi molekul yang lebih kecil terjadi pelepasan energi sehingga terbentuk energi panas. Bila pada suatu reaksi dilepaskan energi, reaksinya disebut reaksi eksergonik. Reaksi semacam itu disebut juga reaksi eksoterm.
Selasa, 22 Maret 2011
Grafology
A. Ilmu Grafologi
Setiap orang pasti memiliki karakter sendiri yang membedakannya dari orang lain. Pada dasarnya, karakter manusia dapat dibaca melalui berbagai hal. Tatapan, tanda tangan, dan tulisan tangan, merupakan contoh perantara membaca karakter manusia. Melalui tulisan tangan, karakter, sifat, dan berbagai ciri dari seseorang dapat diketahui. Setiap tulisan yang di buat oleh seseorang mencerminkan kepribadian orang tersebut. Karakter baik dan buruk, dapat dibaca oleh ahlinya berdasarkan tulisan tangan seseorang. Hal ini disebabkan tulisan tangan berasal dari otak manusia. Tulisan tangan terbentuk dari rangsangan kecil dari otak sehingga sering sekali para ahli grafologis menyebut tulisan tangan adalah “tulisan otak.”
Saat kita menulis sebenarnya tangan kita hanya sebagai alat untuk memegang pena. Gaya tulisan kita itu berasal dari pikiran bawah sadar kita. maka bisa dikatakan bahwa tulisan bisa mengungkapkan berbagai perasaan emosi si penulisnya. Menurut Sri William Flerseher, tulisan tangan mencerminkan keperibadian, seperti sidik jari membuka kepribadian seseorang. Tentu saja untuk mengetahuinya tidak mudah, ada ilmu khusus untuk membaca rahasia dibalik tulisan tangan yang dikenal dengan graphology. Grafologi berasal dari kata (graf=goresan; logos=ilmu). Grafologi dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari karakter seseorang dengan cara menganalisa tulisan tangannya. Grafologi merupakan sebuah ilmu yang empirik, karena ilmu ini dibuktikan berdasarkan fenomena dalam satu populasi dan ada kuantifikasi hasil atau ada hasil dari uji statistik yang bisa dipertanggungjawabkan. Kegunaan grafologi bisa kita lihat sejak 6000 tahun yang lalu, di masa Cina kuno. Pengetahuan mereka berpindah ke orang Yunani dan Romawi, dan Kaisar Nero menggunakannya untuk menentukan orang yang bisa ia percaya (Alim, 2010).
Buku pertama yang muncul tentang tulisan tangan ditulis oleh orang Italia, Camillo Baldi pada tahun 1622. Namun, kata ‘grafologi’ sesungguhnya diungkapkan oleh Jean Michon, orang Perancis, pada abad ke-19. Kata tersebut datang dari bahasa Yunani ‘graphí’ yang berarti menulis, dan ‘ology’ yang berarti ilmu. Grafologi dipelajari di Klinik Psikologi Harvard tahun 1930 oleh Gordon Allport, dan pada tahun 1955 Klara Roman dan George Staemphli mengembangkan faktor-faktor penting untuk menilai karakter dari tulisan tangan. Di banyak universitas Eropa, grafologi adalah bagian dari kurikulum untuk jurusan grafologi (Manza, 2010).
B. Pemanfaatan Ilmu Grafologi
Sekarang ini banyak area dalam hidup di mana grafologi dianggap sangat berguna. Menilai tulisan tangan sangatlah membantu dalam banyak bidang, contohnya dalam bidang pendidikan, kita dapat mengetahui bakat dan minat seseorang, pelaku kekerasan disekolah, dan dapat pula digunakan untuk konseling atau BK.
Grafologi juga digunakan di bidang kriminalitas, forensik, dan konseling. Analisis tulisan tangan sangat penting dalam menentukan apa ada dokumen yang dipalsukan, karena masih tetap bergantung pada fakta bahwa tiap orang menulis dengan cara yang berbeda dan variasi sekecil apapun bisa diketahui. Grafologi juga bisa digunakan para ahli untuk mendiagnosis penyakit mental, dan bisa digunakan oleh polisi untuk mendapatkan gambaran tentang kesehatan mental dari tersangka.
Kegunaan lain dari membaca karakter seseorang melalui tulisannya adalah membantu mengetahui karakter baik dan buruk seseorang. Jika telah mengetahui berbagai karakter dalam dirinya, seseorang dapat lebih mengembangkan karakter yang baik, dan memperbaiki kelemahannya. Grafology juga dapat membantu berbagai perusahaan untuk merekrut karyawan yang tepat. Bahkan, tidak jarang juga membaca tulisan seseorang digunakan untuk mencari jodoh
Menurut Achsinfina (2008), kegunaan hasil analisis grafologi dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut:
1. Rekrutmen pegawai baru pada sebuah perusahaan
2. Tes keperibadian
3. Pembentukan tim dan hubungan dalam manajemen sebuah organisasi
4. Konsultasi untuk anak-anak dan orang dewasa
5. Bimbingan mengenai pekerjaaan yang cocok dengan keperibadian
6. Penilaian mengenai kemungkinan penipuan dan resiko yang akan diterima
7. Kesesuaian antar rekan kerja
8. Memahami diri dengan baik
9. Memilih pasangan hidup atau rekan kerja
C. Analisa Grafologi
Ada dua metode untuk menilai karakter dan kepribadian lewat ilmu ini, yaitu teknik Jerman dan teknik Perancis. Metode Jerman dengan cara melihat secara keseluruhan tulisan seseorang. Sedangkan pada teknik Perancis cenderung menganalisa per huruf lalu digabungkan. Seorang pemula biasanya mempelajari teknik Perancis terlebih dahulu. Menurut riset, keakuratan analisa grafologi mencapai 80-90%.
Menurut Triyono (2008), beberapa sifat yang bisa dilihat lewat tulisan seseorang yakni:
1. Arah kemiringan huruf
Miring ke kanan; Orang dengan tulisan seperti ini biasanya memiliki karakter yang impulsif emosional aktif suka bergaul ramah menyukai tantangan lebih terbuka (ekstrovert) dan ekspresif. Miring ke kiri; Jenis tulisan seperti ini biasanya penulisnya bersikap menutup diri (introvert), lebih protektif selalu berpikir logis dan mencerminkan sifat seseoarang yang lebih menarik diri. Tegak lurus; Orang yang memiliki tulisan tegak lurus mencerminkan seseorang yang bisa mengontrol diri dan emosi sedang. Ke segala arah dalam satu kalimat menggambarkan karakter yang tidak konsisten. Ke segala arah dalam satu kata menunjukkan ada masalah dengan kepribadiannya
2. Bentuk umum huruf-huruf
Bulat atau melingkar; Orang dengan tulisan seperti ini biasanya memiliki karakter alami, easygoing. Bersudut tajam; Jenis tulisan seperti ini biasanya penulisnya bersikap agresif, to the point dan energi kuat. Bujursangkar; Tulisan seperti ini menggambarkan karakter seseorang yang realistis, praktek berdasar pengalaman. Coretan tak beraturan menunjukkna karakter artistik, tidak punya standar.
3. Huruf-huruf bersambung atau tidak
Bersambung seluruhnya, menunjukkan sikap social yang tinggi, suka bicara dan bertemu dengan orang banyak. Sebagian bersambung sebagian lepas menggambarkan karakter pemalu, idealis yang agak sulit membina hubungan (terlebih hubungan spesial). Lepas seluruhnya menunjukkan seseorang yang berpikir sebelum bertindak, cerdas, seksama.
4. Spasi antar kata
Berjarak tegas, tulisan semacam ini menunjukkan seseorang yang suka berbicara dan juga kemungkinan orang yang selalu sibuk. Rapat, seolah tidak berjarak menunjukkan karakter tidak sabaran, percaya diri dan cepat bertindak.
5. Jarak vertikal antar baris tulisan
Sangat jauh menggambarkan seseorang yang terisolasi, menutup diri, bahkan mungkin anti sosial. Cukup berjarak sehingga huruf di baris atas tidak bersentuhan dengan baris di bawahnya mengambarkan karakter boros, suka bicara. Berjarak rapat sehingga ujung bawah huruf ‘y’, ‘g’, menyentuh ujung atas huruf ‘h’, ‘t’ merupakan contoh organisator yang baik.
6. Interpretasi huruf ‘t’
a. Letak palang (-) pada kail ‘t’
Cenderung ke kiri menggambarkan pribadi waspada, tidak mudah percaya. Tepat di tengah menunjukkan pribadi yang kurang orisinil tapi sangat bertanggung jawab. Cenderung ke kanan memberi gambaran pribadi handal, teliti, mampu memimpin.
b. Panjang kail ‘t’ menunjukkan kemampuan potensial untuk mencapai target.
c. Tinggi-rendah palang (-) pada kail ‘t’
Rendah menunjukkan setting target lebih rendah dari kemampuan sebenarnya (kurang percaya diri atau pemalas). Tinggi menunjukkan setting target tinggi tapi juga diimbangi oleh kemampuan. Di atas kail menunjukkan setting target lebih tinggi dibanding kemampuan.
7. Arah tulisan pada kertas
Tulisan naik atau menanjak menunjukkan pribadi yang energik, optimis, tegas. Tulisan yang tetap atau lurus menggambarkan pribadi yang perfeksionis, sulit bergaul. Sedangkan tulisan yang turun menggambarkan pribadi seorang yang tertekan atau lelah, kemungkinan menutup diri.
8. Tekanan saat menulis
Orang yang tulisannya tebal hingga menimbulkan bekas coretan dibalik kertas biasanya mereka memiliki emosional yang tinggi. Terlalu mendalami perasaan mereka baik itu bahagia atau sakit hati. Mereka menyerap segala suatu seperti spon. Biasanya mereka juga memiliki selera yang tinggi. Tegas dan memiliki keinginan yang kuat bahkan cenderung memaksakan orang lain untuk menuruti kemauan meraka. Makanya tak jarang orang yang memiliki tekanan tulisan seperti ini biasanya kaku susah menyesuaikan diri dalam pergaulan. Makin kuat tekanan, makin besar intensitas emosional penulisnya.
Tekanan yang ringan, tulisan yang memiliki tekanan halus mencerminkan kepribadian yang tenang dan santai. Mereka lebih bertoleransi pengertian, sulit mengambil keputusan dan biasanya mudah terpengaruh
9. Ukuran huruf
Orang yang menulis dengan ukuran tulisan yang besar biasanya cenderung suka diperhatikan selalu ingin tampil didepan dan ingin didengarkan.sedangkan, orang yang menulis dengan ukuran kecil biasanya lebih memperhatikan detail introspektif cenderung lebih pendiam dan mandiri. Makin kecil huruf yang ditulis, maka makin besar tingkat konsenterasi si penulis, begitu pula sebaliknya.
10. Sedikit tentang huruf “O”
Adanya rahasia ditunjukkan oleh lingkaran kecil pada huruf “O”. Kebohongan ditunjukkan oleh lingkaran huruf “O” yang mengarah ke kanan
Setiap orang pasti memiliki karakter sendiri yang membedakannya dari orang lain. Pada dasarnya, karakter manusia dapat dibaca melalui berbagai hal. Tatapan, tanda tangan, dan tulisan tangan, merupakan contoh perantara membaca karakter manusia. Melalui tulisan tangan, karakter, sifat, dan berbagai ciri dari seseorang dapat diketahui. Setiap tulisan yang di buat oleh seseorang mencerminkan kepribadian orang tersebut. Karakter baik dan buruk, dapat dibaca oleh ahlinya berdasarkan tulisan tangan seseorang. Hal ini disebabkan tulisan tangan berasal dari otak manusia. Tulisan tangan terbentuk dari rangsangan kecil dari otak sehingga sering sekali para ahli grafologis menyebut tulisan tangan adalah “tulisan otak.”
Saat kita menulis sebenarnya tangan kita hanya sebagai alat untuk memegang pena. Gaya tulisan kita itu berasal dari pikiran bawah sadar kita. maka bisa dikatakan bahwa tulisan bisa mengungkapkan berbagai perasaan emosi si penulisnya. Menurut Sri William Flerseher, tulisan tangan mencerminkan keperibadian, seperti sidik jari membuka kepribadian seseorang. Tentu saja untuk mengetahuinya tidak mudah, ada ilmu khusus untuk membaca rahasia dibalik tulisan tangan yang dikenal dengan graphology. Grafologi berasal dari kata (graf=goresan; logos=ilmu). Grafologi dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari karakter seseorang dengan cara menganalisa tulisan tangannya. Grafologi merupakan sebuah ilmu yang empirik, karena ilmu ini dibuktikan berdasarkan fenomena dalam satu populasi dan ada kuantifikasi hasil atau ada hasil dari uji statistik yang bisa dipertanggungjawabkan. Kegunaan grafologi bisa kita lihat sejak 6000 tahun yang lalu, di masa Cina kuno. Pengetahuan mereka berpindah ke orang Yunani dan Romawi, dan Kaisar Nero menggunakannya untuk menentukan orang yang bisa ia percaya (Alim, 2010).
Buku pertama yang muncul tentang tulisan tangan ditulis oleh orang Italia, Camillo Baldi pada tahun 1622. Namun, kata ‘grafologi’ sesungguhnya diungkapkan oleh Jean Michon, orang Perancis, pada abad ke-19. Kata tersebut datang dari bahasa Yunani ‘graphí’ yang berarti menulis, dan ‘ology’ yang berarti ilmu. Grafologi dipelajari di Klinik Psikologi Harvard tahun 1930 oleh Gordon Allport, dan pada tahun 1955 Klara Roman dan George Staemphli mengembangkan faktor-faktor penting untuk menilai karakter dari tulisan tangan. Di banyak universitas Eropa, grafologi adalah bagian dari kurikulum untuk jurusan grafologi (Manza, 2010).
B. Pemanfaatan Ilmu Grafologi
Sekarang ini banyak area dalam hidup di mana grafologi dianggap sangat berguna. Menilai tulisan tangan sangatlah membantu dalam banyak bidang, contohnya dalam bidang pendidikan, kita dapat mengetahui bakat dan minat seseorang, pelaku kekerasan disekolah, dan dapat pula digunakan untuk konseling atau BK.
Grafologi juga digunakan di bidang kriminalitas, forensik, dan konseling. Analisis tulisan tangan sangat penting dalam menentukan apa ada dokumen yang dipalsukan, karena masih tetap bergantung pada fakta bahwa tiap orang menulis dengan cara yang berbeda dan variasi sekecil apapun bisa diketahui. Grafologi juga bisa digunakan para ahli untuk mendiagnosis penyakit mental, dan bisa digunakan oleh polisi untuk mendapatkan gambaran tentang kesehatan mental dari tersangka.
Kegunaan lain dari membaca karakter seseorang melalui tulisannya adalah membantu mengetahui karakter baik dan buruk seseorang. Jika telah mengetahui berbagai karakter dalam dirinya, seseorang dapat lebih mengembangkan karakter yang baik, dan memperbaiki kelemahannya. Grafology juga dapat membantu berbagai perusahaan untuk merekrut karyawan yang tepat. Bahkan, tidak jarang juga membaca tulisan seseorang digunakan untuk mencari jodoh
Menurut Achsinfina (2008), kegunaan hasil analisis grafologi dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut:
1. Rekrutmen pegawai baru pada sebuah perusahaan
2. Tes keperibadian
3. Pembentukan tim dan hubungan dalam manajemen sebuah organisasi
4. Konsultasi untuk anak-anak dan orang dewasa
5. Bimbingan mengenai pekerjaaan yang cocok dengan keperibadian
6. Penilaian mengenai kemungkinan penipuan dan resiko yang akan diterima
7. Kesesuaian antar rekan kerja
8. Memahami diri dengan baik
9. Memilih pasangan hidup atau rekan kerja
C. Analisa Grafologi
Ada dua metode untuk menilai karakter dan kepribadian lewat ilmu ini, yaitu teknik Jerman dan teknik Perancis. Metode Jerman dengan cara melihat secara keseluruhan tulisan seseorang. Sedangkan pada teknik Perancis cenderung menganalisa per huruf lalu digabungkan. Seorang pemula biasanya mempelajari teknik Perancis terlebih dahulu. Menurut riset, keakuratan analisa grafologi mencapai 80-90%.
Menurut Triyono (2008), beberapa sifat yang bisa dilihat lewat tulisan seseorang yakni:
1. Arah kemiringan huruf
Miring ke kanan; Orang dengan tulisan seperti ini biasanya memiliki karakter yang impulsif emosional aktif suka bergaul ramah menyukai tantangan lebih terbuka (ekstrovert) dan ekspresif. Miring ke kiri; Jenis tulisan seperti ini biasanya penulisnya bersikap menutup diri (introvert), lebih protektif selalu berpikir logis dan mencerminkan sifat seseoarang yang lebih menarik diri. Tegak lurus; Orang yang memiliki tulisan tegak lurus mencerminkan seseorang yang bisa mengontrol diri dan emosi sedang. Ke segala arah dalam satu kalimat menggambarkan karakter yang tidak konsisten. Ke segala arah dalam satu kata menunjukkan ada masalah dengan kepribadiannya
2. Bentuk umum huruf-huruf
Bulat atau melingkar; Orang dengan tulisan seperti ini biasanya memiliki karakter alami, easygoing. Bersudut tajam; Jenis tulisan seperti ini biasanya penulisnya bersikap agresif, to the point dan energi kuat. Bujursangkar; Tulisan seperti ini menggambarkan karakter seseorang yang realistis, praktek berdasar pengalaman. Coretan tak beraturan menunjukkna karakter artistik, tidak punya standar.
3. Huruf-huruf bersambung atau tidak
Bersambung seluruhnya, menunjukkan sikap social yang tinggi, suka bicara dan bertemu dengan orang banyak. Sebagian bersambung sebagian lepas menggambarkan karakter pemalu, idealis yang agak sulit membina hubungan (terlebih hubungan spesial). Lepas seluruhnya menunjukkan seseorang yang berpikir sebelum bertindak, cerdas, seksama.
4. Spasi antar kata
Berjarak tegas, tulisan semacam ini menunjukkan seseorang yang suka berbicara dan juga kemungkinan orang yang selalu sibuk. Rapat, seolah tidak berjarak menunjukkan karakter tidak sabaran, percaya diri dan cepat bertindak.
5. Jarak vertikal antar baris tulisan
Sangat jauh menggambarkan seseorang yang terisolasi, menutup diri, bahkan mungkin anti sosial. Cukup berjarak sehingga huruf di baris atas tidak bersentuhan dengan baris di bawahnya mengambarkan karakter boros, suka bicara. Berjarak rapat sehingga ujung bawah huruf ‘y’, ‘g’, menyentuh ujung atas huruf ‘h’, ‘t’ merupakan contoh organisator yang baik.
6. Interpretasi huruf ‘t’
a. Letak palang (-) pada kail ‘t’
Cenderung ke kiri menggambarkan pribadi waspada, tidak mudah percaya. Tepat di tengah menunjukkan pribadi yang kurang orisinil tapi sangat bertanggung jawab. Cenderung ke kanan memberi gambaran pribadi handal, teliti, mampu memimpin.
b. Panjang kail ‘t’ menunjukkan kemampuan potensial untuk mencapai target.
c. Tinggi-rendah palang (-) pada kail ‘t’
Rendah menunjukkan setting target lebih rendah dari kemampuan sebenarnya (kurang percaya diri atau pemalas). Tinggi menunjukkan setting target tinggi tapi juga diimbangi oleh kemampuan. Di atas kail menunjukkan setting target lebih tinggi dibanding kemampuan.
7. Arah tulisan pada kertas
Tulisan naik atau menanjak menunjukkan pribadi yang energik, optimis, tegas. Tulisan yang tetap atau lurus menggambarkan pribadi yang perfeksionis, sulit bergaul. Sedangkan tulisan yang turun menggambarkan pribadi seorang yang tertekan atau lelah, kemungkinan menutup diri.
8. Tekanan saat menulis
Orang yang tulisannya tebal hingga menimbulkan bekas coretan dibalik kertas biasanya mereka memiliki emosional yang tinggi. Terlalu mendalami perasaan mereka baik itu bahagia atau sakit hati. Mereka menyerap segala suatu seperti spon. Biasanya mereka juga memiliki selera yang tinggi. Tegas dan memiliki keinginan yang kuat bahkan cenderung memaksakan orang lain untuk menuruti kemauan meraka. Makanya tak jarang orang yang memiliki tekanan tulisan seperti ini biasanya kaku susah menyesuaikan diri dalam pergaulan. Makin kuat tekanan, makin besar intensitas emosional penulisnya.
Tekanan yang ringan, tulisan yang memiliki tekanan halus mencerminkan kepribadian yang tenang dan santai. Mereka lebih bertoleransi pengertian, sulit mengambil keputusan dan biasanya mudah terpengaruh
9. Ukuran huruf
Orang yang menulis dengan ukuran tulisan yang besar biasanya cenderung suka diperhatikan selalu ingin tampil didepan dan ingin didengarkan.sedangkan, orang yang menulis dengan ukuran kecil biasanya lebih memperhatikan detail introspektif cenderung lebih pendiam dan mandiri. Makin kecil huruf yang ditulis, maka makin besar tingkat konsenterasi si penulis, begitu pula sebaliknya.
10. Sedikit tentang huruf “O”
Adanya rahasia ditunjukkan oleh lingkaran kecil pada huruf “O”. Kebohongan ditunjukkan oleh lingkaran huruf “O” yang mengarah ke kanan
Langganan:
Postingan (Atom)
BUKU TAMU
Animasi
Powered by www.tvone.co.id
(Double click pada layar TV untuk fullscreen, klik stop untuk berhenti)
jadwal acara dan situs resmi TV ONE www.tvone.co.id
(Double click pada layar TV untuk fullscreen, klik stop untuk berhenti)
jadwal acara dan situs resmi TV ONE www.tvone.co.id
